Tuesday

WAJAH PADA DAMAI YANG HILANG

Sejuta wajah yang bermain - main di benakku
Sebuah derita yang tak pernah ada oh akhirnya

Apakah terhapus semua kedamaian?
Ada apa dengan bicara yang hipokrasi

Jika masih lagi ada tangisan yang tak berhenti
Dan aku rindukan sebuah kedamaian

Pulangkan milik si anak ini
Yang kau raguti
Hapuskan tangisan si ibu ini

Yang mengalir sepi
Halaman ini usah kau lacuri
Ia milik mereka


~Wajah

Tercalar pelangi dihiris gerimis
Senja pun merangkak menutup mentari
Terbias warnanya ke wajah
Lagu kedamaian tiada kedengaran

Bumi yang merekah disirami darah
Kemelut melanda tiada kesudahan
Kemusnahan bermaharajalela
Yang lemah menjadi mangsa

Anak-anak kecil mengongcangkan ibunya
Yang lemah longlai tak lagi bernyawa
Jeritan suara batinnya
Tak siapa mendengarnya

Tergadaikan maruah oleh janji-janji
Terbayarkah dengan nyawa dan darah
Soalan yang tiada jawapan
Kemanusiaan telah lama hilang

Kini yang tinggal hanya ketakutan
Musnah kasih sayang dan persaudaraan
Tandus akhlak dan keimanan
Menyemai persengketaan


~Damai Yang Hilang

No comments: